Nabi Muhammad adalah
seorang utusan Allah yang menjadi rahmatan lil’alamin, maka pada diri beliau
terdapat sifat-sifat yang bisa menjadi suri tauladan bagi seluruh umat manusia.
Allah telah jelas menyebutkan keabikan sifat nabi muhammad ini dalam Al-Qur’an:
ôs)©9
tb%x. öNä3s9 Îû
ÉAqßu «!$# îouqóé&
×puZ|¡ym
`yJÏj9 tb%x. (#qã_öt ©!$# tPöquø9$#ur
tÅzFy$#
tx.sur
©!$#
#ZÏVx.
ÇËÊÈ
Artinya: “Sesungguhnya telah ada pada diri Rasulullah itu suri
teladan yang baik bagimu yaitu bagi orang yang mengharap rahmat Allah dan
kedatangan hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah.”(Q.S. Al-Ahzab:21)
Beliau adalah sosok
ideal sebagai manusia yang menjalankan tugasnya sebagai khalifatullah di muka
bumi ini. Sifat-sifat yang kita kenal selama ini yaitu sidiq yang berarti jujur, amanah
yang berarti dapat dipercaya, fathonah
yang berarti cerdas, dan tabligh yang
berarti menyampaikan. Disamping itu ada sifat yang menjadi kunci kesuksesan
beliau dalam berdakwah, yaitu istiqomah.
Istiqomah berarti keajegan dalam berusaha, atau dengan kata lain kontinuitas
dalam menjalankan sesuatu. Berkaitan
dengan sifat-sifat terpuji Nabi Muhammad dalam kehiudpan sehari-hari, beliau
menerapkannya dalam setiap sisi kehidupan, dalam pergaulan dengan kaum muslimin
dan sahabat maupun dengan orang-orang kafir. Dalam berdagang maupun dalam
berdakwah sifat-sifat tersebut melekat erat dan tercermin dalam sikap beliau.


